News & Articles

Apa Itu Off-Hire Container? Inilah Penjelasannya

Apa itu Off-Hire Container?, Off-hire adalah istilah yang sering digunakan dalam bisnis transportasi. Namun, sebelum kita membahas tentang container off-hire, mari kita pahami konteks penggunaannya.

Sewa Container

Apa Itu Off-Hire Container

Ketika sebuah organisasi membutuhkan kontainer untuk penyimpanan kargo atau transportasi kargo secara teratur, mereka membeli kontainer.

Tetapi bagaimana ketika mereka tidak yakin dengan permintaan peti kemas mereka atau ketika mereka tidak ingin berinvestasi dalam kepemilikan peti kemas? Di sinilah leasing kontainer masuk ke dalam gambar.

Sewa Container dapat membantu menambah atau mengurangi armada peti kemas Anda sesuai dengan kebutuhan dan tanpa harus menginvestasikan uang dalam jumlah besar untuk membeli peti kemas baru atau bekas.

Perusahaan pelayaran dan organisasi besar lainnya menyeimbangkan kebutuhan peti kemas mereka dengan memiliki dan juga menyewakan peti kemas.

Biasanya, organisasi yang menyewa peti kemas dari perusahaan lessor bertanggung jawab penuh atas pemeliharaan dan perbaikan peti kemas selama masa sewanya.

Lessor dan Lessee

Dua pihak utama yang terlibat dalam penyewaan container yang disebut lessor dan lessee.

Lessor adalah pihak yang menyewakan peti kemas kepada lessee untuk digunakan, selama waktu tertentu dan sesuai dengan perjanjian tertentu.

Apa Itu Off-Hire Container?

Off-hire Container adalah container yang telah dikembalikan ke halaman pemilik (lessor) oleh lessee setelah masa sewa. Ini adalah pengembalian kontainer pada akhir masa sewanya.

Praktik normal di industri ini adalah ketika peti kemas off-hire diterima di halaman pemilik, mereka akan memasukkannya melalui pemeriksaan terperinci oleh surveyor yang berkualifikasi. Survei ini dikenal sebagai survei off-hire. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kerusakan yang mungkin terjadi selama masa sewa. Kadang-kadang kerusakan tersebut mungkin tidak tercakup dalam perjanjian sewa.

Surveyor dalam laporannya mencantumkan kerusakan, jika ada, pada container dan juga menentukan tindakan tindak lanjut yang diperlukan. Ini mungkin termasuk perbaikan, penghapusan, dan klaim dari penyewa.

Dalam kasus kerusakan parah di mana biaya perbaikan bisa sangat tinggi, ia mungkin menyarankan untuk mengutuk kontainer. Kontainer yang dikutuk tersebut sering digunakan untuk tujuan selain transportasi barang.

Bagaimanapun, adalah tanggung jawab surveyor untuk menemukan metode yang paling ekonomis untuk menggunakan atau membuang kontainer off-hire.

Off-Hire Container bisa berupa General Purpose Container (GP) juga dikenal sebagai DV atau Dry Van atau kontainer berpendingin (reefers). Dalam kasus peti kemas berpendingin yang disewakan, ruang lingkup survei akan mencakup unit pendinginnya dan juga sistem pengunduhan datanya.

Untuk informasi lebih lanjut tentang survei kontainer, lihat artikel yang tersedia di tautan berikut:

Baca juga: Apa itu Surveyor Container?

Master Container Lease Agreement

Perjanjian sewa container adalah perjanjian antara organisasi yang menyewakan peti kemas dan perusahaan yang menerimanya. Organisasi yang menyewakan peti kemas dikenal sebagai lessor sedangkan yang mengambilnya adalah lessee.

Perjanjian tersebut akan berisi semua kondisi dasar sewa. Beberapa poin penting yang termuat dalam perjanjian sewa container adalah sebagai berikut:

  • Keabsahan sewa
  • Jumlah kontainer yang akan disewa
  • Tarif sewa
  • Syarat pembayaran

Dapat dicatat di sini bahwa penyewa terikat hanya untuk membayar peti kemas yang telah diambilnya dari pekarangan pemberi sewa dan bukan untuk jumlah peti kemas yang disebutkan dalam perjanjian sewa container.

Biasanya, kontrak terpisah disiapkan setiap kali penyewa mengambil peti kemas sesuai dengan perjanjian sewa peti kemas.

Apa itu On-Hire Container?

On-Hire Container adalah kontainer yang telah dialokasikan untuk disewakan kepada penyewa. Sebelum diserahkan kepada penyewa, peti kemas tersebut melalui pemeriksaan untuk memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian sewa. Ini disebut survei on-hire.

Kerusakan kecil dan cacat dicatat oleh surveyor yang kemudian akan menyarankan perbaikan yang diperlukan, dll. Dia juga akan mengesahkan peti kemas sebagai layak kargo atau sebaliknya. Survei sewa akan menentukan jenis kargo yang dapat diangkut oleh kontainer yang mungkin berupa barang kering atau berpendingin.

Dalam hal container berpendingin, unit pendingin dan fitur pengunduhan datanya juga diperiksa untuk memastikan bahwa semuanya dalam kondisi kerja yang baik.

Manajemen Off-Hire Container

Meskipun container off-hire perlu dibawa ke depot container pemilik untuk diperiksa, diperbaiki, dan diedarkan di masa mendatang kepada pelanggan, container tersebut tidak dapat disimpan lama di sana. Manajer armada container harus memastikan bahwa survei kontainer off-hire diselesaikan secepat mungkin diikuti dengan pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan yang diperlukan.

Kontainer juga mungkin memerlukan sertifikasi ulang dari otoritas terkait untuk kelayakan kargonya pada akhir masa berlaku sertifikasinya. Setelah langkah-langkah ini selesai, container siap ditawarkan untuk disewakan kepada pelanggan berikutnya.

5/5 - (28 votes)

Author

Adi Adrian

He is attended the State University of New York at Oswego where he majored in Indonesia Literature and Creative Writing.

Leave a comment

Your email address will not be published.